Open/Close Menu (Senyum, Efisien, Ramah, Aman, Mudah, Bermutu, Islami)

Penyakit dompo mengakibatkan munculnya ruam yang melepuh dan terasa sangat nyeri. Penyakit dompo bisa menimbulkan rasa nyeri yang disebut dengan Post-Herpetic Neuralgia (Gangguan Saraf). Nyeri ini merupakan salah satu komplikasi penyakit dompo yang paling banyak ditemukan. Rasa nyeri pada sakit dompo digambarkan sebagai pegal, panas, seperti ditusuk – tusuk. dan sangat mengganggu. Nyeri ini hampir disamakan dengan nyeri saat akan melahirkan atau nyeri karena batu ginjal. Rasa nyeri ini dapat berdampak pada timbulnya depresi, kecemasan, sulit konsentrasi, nafsu makan menurun, dan penurunan berat badan.

Risiko meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Perlu diketahui bahwa penyakit herpes dapat digolongkan menjadi dua macam, yaitu :

  1. Herpes Zoster
  2. Herpes Simpleks.

Keduanya sama – sama disebabkan oleh virus, namun memiliki jenis virus yang berbeda.

Penyebab Dompo (Herpes Zoster)

Penyakit dompo disebabkan oleh virus Varicella Zoster, virus yang sama yang dapat menyebabkan cacar air. Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus tersebut tertidur (menjadi tidak aktif) didalam tubuh. Biasanya virus Varicella Zoster akan menjadi aktif kembali apabila kekebalan tubuh seseorang rendah sehingga akan muncul kembali sebagai Herpes Zoster. Perlu diketahui, penyakit dompo bukanlah disebabkan oleh virus yang menyebabkan Herpes Genital, yang penularannya melalui hubungan seksual.

Siapa saja yang berisiko mengalami penyakit dompo ?

Umumnya penyakit dompo yang diderita oleh seseorang hanya terjadi satu kali seumur hidupnya. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi dua kali atau lebih. Beberapa orang memiliki risiko yang lebih besar untuk menderita penyakit dompo, diantaranya adalah :

  1. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang tidak optimal, misalnya penderita kanker seperti leukimia dan limfoma serta penyandang HIV.
  2. Orang yang mendapat terapi dengan obat – obat yang menekan sistem kekebalan tubuh, misalnya steroid.

Tanda dan gejala penyakit dompo

Penyakit dompo menyebabkan timbulnya ruam yang sangat nyeri pada salah satu sisi wajah atau tubuh. Ruam tersebut kemudian melepuh, pecah lalu mengering dalam waktu 7 – 10 hari dan biasanya menghilang secara sempurna dalam 2 – 4 minggu.

Sebelum muncul ruam, penderita dompo biasanya akan merasakan nyeri atau gatal di area tubuh yang kemudian akan muncul ruam. Hal ini dapat terjadi 1 – 5 hari sebelum munculnya ruam.

Umumnya ruam muncul dalam satu garis atau barisan pada sisi tubuh bagian kiri atau kanan. Pada kasus lain, ruam muncul pada salah satu sisi wajah. Pada kasus yang jarang (Biasanya pada orang dengan kekebalan tubuh yang rendah) ruam tersebar diseluruh tubuh dan tampak mirip dengan ruam akibat cacar air.

Selain itu, bahaya penyakit dompo juga dapat menimbulkan komplikasi pada mata yang dapat menyebabkan kebutaan, tertama bila terjadi pada wajah. Gejala lain bisa meliputi demam, nyeri kepala, menggigil, dan perut tidak enak.

Pencegahan dan pengobatan penyakit dompo

  1. Umumnya dokter akan menyarankan mengkonsumsi analgesik (anti nyeri) untuk dapat membantu mengurangi nyeri yang disebabkan oleh penyakit dompo.
  2. Kompres hangat atau bedak anti gatal juga dapat membantu mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan dari penyakit dompo
  3. Beberapa obat antivirus telah tersedia untuk mengobati sakit dompo. Obat dompo ini mempercepat penyembuhan. Agar efektif, obat ini harus segera diberikan secepat mungkin setelah ruam muncul.
  4. Pencegahan juga dapat menggunakan vaksinasi. Vaksinasi ini bisa dilakukan sejak anak – anak untuk mencegah cacar air sehingga akhirnya bisa mencegah penyakit dompo, atau bisa juga dilakukan pada orang yang berisiko, misalnya pada lansia atau orang dengan sistem imun yang rendah. Di indonesia sendiri, vaksinasi terhadap virus Varicella Zooster masih jarang dilakukan.
  5. Segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

Copyright © 2018 - Rumah Sakit Umum Daerah Langsa

Untuk Menghubungi IGD 24Jam        (0641) 22800