Rehabilitasi medik adalah layanan kesehatan  bagi pasien yang mengalami gangguan fisik dan fungsi tubuh, karena kondisi sakit penyakit atau cedera. Melalui panduan intervensi medik, terapi fisik atau rehabilitatif guna mencapai kemampuan fungsi tubuh yang optimal.  Pelayanan rehabilitasi medik bersinergi dengan pelayanan fisioterapi, berguna untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh dengan menggunakan penangganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis), pelatihan fungsi dan komunikasi.

Rehabilitasi medik RSUD Langsa ditangani oleh dokter spesialis rehabilitasi medik dr. dr. Ade Irma Sp. KFR, dan beberapa fisioterapis yang berpengalaman.

Jadwal Pelayanan : Senin s/d Sabtu, Jam : 08.30 s.d  19.00

=

Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

dr. Ade Irma Sp. KFR

=

Rehabilitasi Medik RSUD Langsa dilengkapi dengan :

Micro Wave Diathermy

Teknik terapeutik menggunakan stessor fisis berupa energi elektromagnetik yang dihasilkan oleh arus bolak-balik frekuensi 2450 MHz dengan panjang gelombang 12,25 cm. Alat ini berguna untuk Meningkatkan elastisitas jaringan otot dan menurunkan tonus melalui normalis nocicensorik, Meningkatkan elastisitas pembungkus jaringan syaraf, meningkatkan konduktivitas serta ambang rangsang syaraf. meningkatkan sirkulasi, normalisasi jaringan otot dan tendon, serta pebaikan metabolisme sehingga persepsi nyeri pada jaringan ikat akan menurun.

Micro wave Diathermy diperuntukkan kepada pasien yang mengalami Selektif pemanasan otot (jaringan kolagen), spasme otot (efektif untuk sendi Inter Phalangeal, Metacarpal Phalangeal dan pergelangan tangan, Rheumathoid Arthritis dan Osteoarthrosis), kelainan saraf perifer (neuralgia neuritis)

Massage Therapy

Terapi yang menggunakan manipulasi secara fisik dengan beberapa teknik yang ada seperti effleurage, friction dan petrissase pada jaringan-jaringan lunak diseluruh tubuh atau bagian tubuh yang mengalami cedera.

Massage Therapy bermanfaat untuk

  • Melepaskan ketegangan otot kronis

  • mengurangi rasa sakit

  • meningkatkan sirkulasi darah

  • Meningkatkan fleksibilitas sendi

  • Mengurangi kelelahan mental & fisik & stres

  • Mempromosikan penyembuhan lebih cepat dari jaringan otot terluka

  • Mengurangi tekanan darah

  • Memposisikan sendi yang cedera

Trans electrical Nerve Stimulation (TENS)

TENS merupakan alat stimulasi elektris yang digunakan untuk merangsang sistem saraf dan peripheral motor yang berhubungan dengan perasaan melalui permukaan kulit dengan penggunaan energi listrik dan terbukti efektif untuk merangsang berbagai tipe nyeri.
Digunakan untuk mengatasi nyeri akut maupun kronis, meliputi :

  • Nyeri akibat trauma, musculoskeletal, sindroma kompresi neurovaskuler, neuralgia, causalgia

  • Nyeri punggung.

  • Nyeri sendi.

  • Nyeri pelvis.

  • Nyeri dada.

Infrared (IR)

Terapi Infrared (IR) adalah salah satu jenis terapi yang menggunakan gelombang elektromagnetik infra merah, Terapi Infrared (IR) bermanfaat untuk :

  • Nyeri otot, sendi dan jaringan lunak sekitar sendi. Misal : nyeri punggung bawah, nyeri leher, nyeri punggung atas, nyeri sendi tangan, sendi lutut, dsb.

  • Kekakuan sendi atau keterbatasan gerak sendi karena berbagai sebab.

  • Ketegangan otot atau spasme otot.

  • Peradangan kronik yang disertai dengan pembengkakan.

  • Penyembuhan luka di kulit.

Short Wave Diathermi (SWD)

Shortwave diathermy menggunakan energi elektromagnetik berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan panas. Ini dapat diterapkan dalam gelombang energi yang berdenyut atau terus menerus.SWD digunakan untuk mengobati rasa sakit dari batu ginjal, dan penyakit radang panggul. SWD biasanya digunakan untuk kondisi yang menyebabkan nyeri dan kejang otot seperti:

  • Terkilir

  • Strain

  • Radang kandung lendir

  • Tenosynovitis

Infrared Stroke

Terapi infrared Stroke merupakan terapi yang menggunakan gelombang elektromagnetik infra merah yang dikhususkan pada pasien Stroke.

Traksi

Traksi merupakan alat bantu mekanik yang diaplikasikan pada tulang belakang di area leher dan punggung bawah untuk melonggarkan otot-otot yang kaku, tendon, ligamendari tulang belakang, mengurangi tekanan pada akar saraf atau jepitan saraf, mengurangi tekanan pada bantalan tulang belakang yang teriritasi dan mengistirahatkan sendi.

Electrical Stimulation (ES)

Electrical Stimulation pada jaringan otot/saraf bertujuan untuk menjaga sifat fisiologis otot sebagai jaringan kontraktil. Electrical Stimulation juga bertujuan untuk mencegah terjadinya kejang otot dan atrofi otot,

Gait Training (Terapi Jalan)

Gait Training rehabilitasi gaya berjalan adalah tindakan belajar bagaimana berjalan setelah mengalami cedera atau cacat. Terapis fisik, atau fisioterapis, umumnya membantu pasien dalam berlatih gaya berjalan.
Batang pararel digunakan untuk menopang pasien pada tahap awal ketika pasien pertama kali belajar atau belajar kembali berjalan

Gait Training dapat berguna untuk pasien dengan kondisi :

  • Amputasi

  • Osteoarthritis

  • Distrofi otot

  • Cerebral palsy

  • Stroke

  • Penyakit Parkinson

  • Multiple sclerosis

  • Cedera otak dan cedera tulang belakang

  • Setelah operasi

  • Cedera olahraga

Terapi Kognitif

Terapi kognitif bermanfaat untuk mengidentifikasi dan menguji kognisi negatif, Untuk mengembangkan skema alternatif dan lebih fleksibel, Untuk mengulangi respon kognitif yang baru dan respon perilaku yang baru. Tujuannya adalah untuk mengubah cara seseorang berpikir dan, selanjutnya, untuk menghilangkan gangguan depresif.

Quadriceps Bench

Quadriceps Bench atau alat penguatan otot quadriceps digunakan fisioterapis di untuk melatih kekuatan otot-otot tungkai terutama Quadriceps dan hamstring, bisa pula untuk melatih luas gerak sendi lutut dengan gerakan flexi ekstensi lutut.

Static Cycle

Static Cycle atau Sepeda Statis adalah alat simulator sederhana berbentuk mirip sepeda yang bisa dikayuh membuat pasien seolah sedang bersepeda. Static Cycle sangat bermanfaat untuk pasien karena dapat memperkuat dan memperbaiki struktur tulang, memperkuat otot dan persendian terutama paha, betis dan lutut, menghilangkan stress, meningkatkan kesehatan jantung dan pernafasan

Arm Crank

Arm Crank ditujukan pada tubuh bagian bawah atau pasien yang terkurung di kursi roda.

Balance Exercise

Balance Exercise adalah aktifitas fisik yang dilakukan untuk meningkatkan kestabilan tubuh dengan meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah. Balance Exercise bemanfaat untuk meningkatkan keseimbangan postural, keseimbangan berjalan, menurunkan terjadinya resiko jatuh pada lansia.

Layanan Ortotik

Alat bantu pendukung tulang pada sepatu, seperti sol dan penyangga (braces), dibuat dari bahan karet, logam, plastik, kulit, dan bahan sistetis lain seperti serat karbon, EVA, termoplastik, atau gabungan dari bahan-bahan tersebut. Tujuan utama dari alat tersebut adalah untuk menjaga kaki agar tetap berada pada posisi netral.

Shoulder Sling

Shoulder Sling Exercise bermanfaat untuk menguatkan otot pada lengan.

Terapi Wicara

Terapi wicara bertujuan untuk melatih cara berbicara dan menelan dengan baik,
serta memberi dukungan dan perhatian pada pasien. Terapi wicara menggunakan alat yang disebut vibrator untuk untuk mendorong kesadaran terhadap rongga mulut dan untuk melemaskan kekakuan mulut.

Terapi Okupasi

Terapi okupasi membantu anak maupun orang dewasa agar bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik. Terapi ini dapat sangat berguna bagi penderita beberapa jenis fobia, gangguan hiposensitivitas dan hipersensitivitas sensori, dan masih banyak lagi. Pada anak, terapi okupasi digunakan untuk membekali anak menghadapi situasi sekolah, situasi sosial, memiliki keterampilan dasar untuk hidup bersosial, dan menghadapi perubahan kognitif serta fisik

Terapi Motorik

Terapi Motorik untuk melatih gerak – gerik yang kaku pada anak autistic.

Bobath Exercise

Metode bobath exercise ini khususnya ditujukan untuk menangani gangguan system saraf pusat pada bayi dan anak-anak.